Balada Meraup Devisa Dengan Penggalan Kepala (A Tribute To Alm.Ruyati)
"Aku yang terbaring disini tanpa sedikitpun cahaya terlihat di langit-langit kamar gelap ini,hanya debu-debu tua yang seakan melihatku dengan tajam,kejam dan bengis...mereka sesekali tertawa diatas segala ketakutanku.. Aku benar-benar takut wahai tuhanku... Suara gesekan jarum panjang sebuah jam tua yang seperti mencambuk,mengoyak gendang telingaku yang terasa memekikkan suara tajam seakan semakin menyayat hati ini yang sudah sangat tersiksa akan kerinduanku kepada keluargaku... [Read More]
